Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

04/04/17

Memanfaatkan Dinding Rumah dan Pagar Halaman

Lingkungan yang hijau oleh tanaman bukan hanya sejuk di mata, namun juga sehat. Sekarang, halaman sempit bukan masalah lagi untuk menciptakan lingkungan yang hijau segar.

Dengan teknik Hidroponik, bahkan pagar halaman dan dinding luar rumah bisa dimanfaatkan sebagai lahan untuk bercocok-tanam

Pada Hidroponik skala rumah-tangga dan hobby, kreatifitas lebih berperan ketimbang finansial, sehingga Hidroponik memberi banyak pilihan untuk brekreasi menciptakan lingkungan hijau sesuai dengan keinginan.

Cukup dengan beberapa botol bekas kita bisa bercocok-tanam sekaligus mempercantik tampilan dinding luar rumah.

Sumber foto: blog sulaimandjaya
Dan dengan beberapa batang pipa paralon, kita juga bisa mengubah pagar halaman menjadi lahan produktif.

Foto pagar rumah Yuni Wahyuni / hidroponik tjak DOEL


24/02/17

Kebon Hidroponik Emak




Serius, jangan salah sangka, yang saya sebut kebon adalah sepetak lahan ukuran 4x9 meter persegi, tempat saya dan anak-istri belajar jadi petani, jualan, menerima tamu, berbagi pengalaman dan berantem dengan hama.  

Sebenarnya yang pengin dijual hanya produk kebon saja. Tapi berhubung ada permintaan, akhirnya dagangan ditambah, mulai dari Rockwool, disusul Nutrisi, terus nambah Netpot dan kain Flanel. Maunya stop sampai di situ saja, tapi entah kenapa lalu datang order bikin Modul Hidroponik.

Seneng juga punya penghasilan tambahan, hanya saja saya jadi harus mikir pajaknya. Bukan sok bijak, cuma kapok saja, bolak-balik ditagih pajak gara-gara ketahuan punya penghasilan yang (sengaja) lupa tidak dilaporkan.

Masalahnya, pajak penghasilan yang berasal dari kerja serabutan jatuhnya lebih berat ketimbang kalau saya terang-terangan jadi pengusaha. Jadi, ketimbang ketiban apes gara-gara salah menghitung pajak, saya memilih mengibarkan bendera saja sekalian.

Saya memakai identitas Kebon Hidroponik Emak, bukan tjakDoel atau Hidroponik Yuni, untuk membedakan antara aktifitas komersial dengan yang non profit. Sekedar antisipasi saja, barangkali suatu saat nanti dapat surat dari Ditjen Pajak (DJP), diminta klarifikasi, tidak sulit mencari dokumen pendukungnya.

20/09/15

Sekilas Tentang Hidroponik

Secara umum sebenarnya Hidroponik hampir mirip dengan budidaya kultur tanah yang biasa kita kenal sehari-hari. Tanaman Hidroponik juga membutuhkan sinar matahari, unsur hara, udara dan air.  Satu-satunya yang berbeda adalah tidak menggunakan tanah.

Fungsi tanah sebagai tempat akar tumbuh digantikan oleh media lain yang steril dari patogen, tidak bereaksi secara kimia dengan nutrisi, tidak mempengaruhi pH air, mudah menyerap sekaligus tidak menghalangi aliran air dan tidak mudah lapuk.

Sebagai media pengganti tanah biasanya digunakan kerikil, Rockwool, Hidroton, Arang-sekam, atau Cocopeat. Belakangan, ketika Rockwool sulit didapat, beberapa praktisi beralih menggunakan spons.

Karena tidak ada tanah sama sekali, dan media penggantinya tidak mengandung unsur hara, maka tanaman diberi asupan nutrisi dengan cara melarutkan senyawa ion yang mengandung unsur hara ke dalam air, kemudian sebagian akar dicelupkan ke dalam genangan larutan nutrisi atau larutan nutrisi dialirkan disekitar akar.

Hidroponik bisa menggunakan pot tunggal. Setiap tanaman tumbuh dalam satu wadah sendiri, terpisah dari yang lain, atau bisa pula tumbuh secara kolektif dalam satu modul.

Contoh Hidroponik Dalam Pot Tunggal
Hidroponik Dalam Pot Tunggal
Dibanding kultur tanah, Hidroponik terbukti mampu memberi hasil panen lebih cepat dengan kualitas lebih baik dan lebih tahan lama. Hal itu dapat terjadi karena rasio nutrisi diberikan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh masing-masing tanaman.

Hidroponik Dal;am Modul Kolektif
Hidroponik Dalam Modul Kolektif
Pengaturan rasio hanya bisa dilakukan secara presisi bila tanaman tumbuh pada media yang sama sekali tidak mengandung unsur-unsur lain yang dapat mempengaruhi takaran unsur hara yang disiapkan sebelumnya.

Karena tanah mengandung banyak unsur lain diluar unsur-unsur yang dibutuhkan tanaman, dan tidak steril dari patogen yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman, maka tanah ditiadakan. 

27/11/14

Gerombolan 102 B

Sayur sehat adalah proyek keroyokan seluruh penghuni rumah nomer 102 B. Saya sebagai biangkeroknya, lalu virus Hidroponik yang saya bawa menular ke istri saya Yuni. Setelah itu, dengan sedikit main kompor-komporan saya tularkan juga virusnya ke anak semata wayang saya Adella.

Tidak hanya sampai disitu. Pada saat saya dan emaknya Adella mulai semai benih, gerombolan kucing yang setiap hari nongkrong di rumah juga katut terinfeksi. Mulai dari kucing garong bangkotan sampai anak kucing yang masih unyu, semua nimbrung bareng. Ada yang ngacak-acak semaian, pup di sekam bakar, nyerudug wadah nutrisi sampai isinya tumpah. Pokoknya seru.